MATALAMPUNG.COM, Bandarlampung – Klub sepak bola Bhayangkara FC berencana pindah homebase ke Lampung untuk mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025-2026. Jika rencana ini terwujud, tim milik Polri itu akan bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, serta berganti nama menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Manajer Tim Nasional (Timnas) Indonesia sekaligus Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Sumardji, membenarkan kabar tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa keputusan final masih menunggu perbaikan fasilitas di stadion yang akan digunakan.
Kami mendapatkan undangan dan permintaan dari suporter di Lampung agar Bhayangkara FC bisa berkandang di sana. Setelah melakukan pengecekan, secara fasilitas Stadion Sumpah Pemuda bisa digunakan untuk Liga 1 musim depan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu direnovasi,” ujar Sumardji, Sabtu 08 Maret 2025, dikutip dari berbagai media nasional.
Rencana perpindahan homebase Bhayangkara FC mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, dan pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung.
Manajemen Bhayangkara FC telah bertemu langsung dengan para pemangku kepentingan di Lampung, yang menyatakan dukungan penuh terhadap kepindahan klub ke daerah tersebut. Bahkan, stadion yang pernah menjadi markas Badak Lampung FC di Liga 1 musim 2019 ini dinilai masih layak untuk menggelar pertandingan, meski perlu sedikit pembenahan.
“Dengan adanya dukungan dari Gubernur, Pemprov Lampung, dan masyarakat, kami optimistis fasilitas yang perlu diperbaiki bisa segera ditingkatkan agar Bhayangkara FC bisa bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda,” lanjut Sumardji.
Meski telah mendapat dukungan dari berbagai pihak di Lampung, Bhayangkara FC tetap menyiapkan alternatif homebase di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
“Kami masih menjajaki opsi untuk berkandang di Lampung atau di Stadion Pakansari. Saat ini, kami belum menentukan stadion utama yang akan digunakan,” ungkap Sumardji.
Namun, jika perpindahan ke Lampung benar-benar terealisasi, maka tim yang pernah menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2016-2017 ini dipastikan akan berganti nama menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Terkait pergantian nama klub, Sumardji menegaskan bahwa Bhayangkara FC siap mengajukan perubahan ini ke PSSI dalam Kongres mendatang. Ia juga tidak mempermasalahkan perubahan nama dan lokasi klub, mengingat Bhayangkara FC sebelumnya telah berpindah-pindah ke berbagai kota di Indonesia, seperti Surabaya, Jakarta, dan Bogor.
“Tim ini tidak mencerminkan satu wilayah saja, sehingga perubahan nama sudah menjadi hal yang biasa. Namun, jika respons masyarakat Lampung positif, kami berkomitmen untuk menetap lebih lama di sana,” jelasnya.
Sumardji pun berharap kehadiran Bhayangkara FC dapat membawa gairah baru bagi sepak bola di Lampung dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat setempat.
“Kami ingin Bhayangkara FC menjadi bagian dari sepak bola Lampung. Semoga suporter dan masyarakat bisa mendukung kami sepenuhnya,” tutup Sumardji. (*/rls)
