Lumpuh dan Sebatang Kara, Tim Serbu dan Warga Way Huwi Hantarkan Kasrin Bertemu Keluarga di Ponorogo, Jawa Timur

Lampung Selatan (Matalampung.com): Tim Gerakan Sehari Seribu (Serbu) mengunjungi Kasrin (68 Tahun) di Desa Way Huwi, Lampung Selatan, Selasa (17/11/2020). Kasrin merupakan pria sebatang kara yang menderita sakit tiga tahun silam.

Pendiri Gerakan Serbu, Ustadz Suparman Abdul karim mengatakan, Kasrin menderita komplikasi Diabetes dan Jantung sehingga membuatnya lumpuh.

“Malangnya Pak Kasrin tidak memiliki keluarga di Lampung. Sejak tahun 1975, beliau merantau ke Lampung tanpa sanak keluarga,” kata Suparman.

Warga beralamat KTP Bandar Lampung ini sejak sakit tinggal menumpang di rumah kosong kawasan Perumahan Pemda Way Huwi. Selama tiga tahun, Kasrin dibantu oleh para tetangga dan aparat lingkungan setempat untuk berobat ke rumah sakit.

“Untuk cebok, mengganti popok, dan mandi dibantu tetangga,” terang Ustadz Mardiansyah, selaku kepala dusun dan tokoh agama lingkungan sekitar.

Berkat usaha masyarakat gencar menginformasikan di media sosial tentang kondisi Kasrin. Akhirnya ada kerabatnya mengkonfirmasi dari Ponorogo, Jawa Timur membenarkan Kasrin kerabat mereka.

“Bersyukur, Pak Kasrin hari ini dihantarkan ke Ponorogo, Jawa Timur, kampung halaman bertemu keluarga yang telah beliau tinggalkan selama 45 tahun silam,” ujar Suparman

Dalam menghantarkan Kasrin Gerakan SERBU bersama donatur lainnya turut berpartisipasi menyumbangkan dana akomodasi pemberangkatan untuk biaya transportasi selama dalam perjalanan.

“Warga sekitar bersepakat menyewa Mobil beserta pengemudinya dan didampingi tiga warga yang bersedia ikut hingga tiba di Ponorogo,” ungkap Suparman. (**)

Berita Terkait

Komentar