MATALAMPUNG.COM, Natar – Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Politeknik Negeri Lampung (Polinela) turun langsung ke SMK Negeri 1 Natar, Lampung Selatan, untuk menyosialisasikan pentingnya etika profesi dan keselamatan kerja kepada para siswa jurusan Teknik Elektronika Industri.
Kegiatan yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2025 ini mengusung tema “Etika Profesi dan Keselamatan Kerja sebagai Pilar Fundamental dalam Pendidikan Teknik Elektronika Industri.” Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Tiga mahasiswa Polinela—Amanda Putri Denizka, Rafif Rizqullah, dan Ribby Fadya Iskandar—memberikan materi secara langsung kepada para siswa kelas XI, dengan didampingi dosen pembimbing Iqbal May Aryanto, S.Kom., MT.
Menjadi ahli teknik itu tidak cukup hanya pintar praktik, tapi juga harus punya karakter dan etika yang kuat,” ujar salah satu pemateri di hadapan para siswa.
Dalam sesi ini, mahasiswa menyampaikan materi soal pentingnya etika profesi seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan integritas sebagai bekal utama menghadapi dunia kerja. Sementara itu, aspek keselamatan kerja juga jadi sorotan penting, mulai dari potensi bahaya kelistrikan hingga pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam praktik lapangan.
Para siswa juga diajak membiasakan diri bersikap disiplin dan waspada terhadap prosedur keselamatan. Guna mengukur efektivitas materi, kegiatan ini dilengkapi dengan pre-test dan post-test yang dilakukan secara daring melalui Google Form.

“Hasil dari evaluasi ini bisa jadi tolok ukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah sosialisasi. Ini juga jadi bahan refleksi siswa dalam mempersiapkan diri untuk masuk dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Iqbal.
Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa dan pihak sekolah. Salah satu siswa peserta mengaku baru menyadari pentingnya menerapkan etika dan keselamatan kerja sejak dini.
“Sekarang saya jadi lebih sadar kalau keselamatan dan etika kerja itu penting banget, bukan cuma buat kerja nanti, tapi juga selama praktik di sekolah,” ujarnya.
Mahasiswa Polinela berharap, melalui kegiatan ini, siswa SMK bisa lebih siap menghadapi dunia industri dan menanamkan semangat profesionalisme sejak bangku sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan penguatan sinergi antara pendidikan vokasi tingkat tinggi dan menengah. (*/rls)
