Keynote Speaker Tiga Negara Isi 8’th ICITB 2022 IIB Darmajaya

MATALAMPUNG.COM, Bandar Lampung – 8’th International Conference on Information Technology and Business (ICITB) 2022 Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya diikuti ratusan peserta dan puluhan paper. ICITB 2022 juga diisi oleh tiga keynote speaker dari tiga negara.

Keynote speaker itu adalah, yakni Dr. You Lin, Lecturer and Researcher, Department of Financial Management College of Management, Cheng Shiu University, Taiwan. Kemudian, Assoc. Prof. Dr. Sc. Svetlana Valeryevna Veretekhina, Chair of Information Systems, Networks, and Security Faculty of Information Technology, Russian Social State University (RSSU), Moscow, Russian Federation.

Ketiga, Dr. Mieke Rahayu, M.M., Lecturer, Faculty of Economics & Business, Informatics and Business Institute Darmajaya, Indonesia. ICITB 2022 IIB Darmajaya berlangsung secara hybrid (offline dan online) di Ballroom Swissbelhotel, Rabu (16/11/2022) dan diikuti presenter dari Uganda dan Madagaskar.

Ketua Pelaksana ICITB IIB Darmajaya, Prof. Dr. Anuar Sanusi, S.E., M.Sc., mengatakan tujuan terselenggaranya kegiatan ini untuk menjadi forum komunikasi dan diskusi antar civitas akademika dan stakeholder terkait dengan pengembangan Inovasi model Bisnis menggunakan digitalpreneurship dan teknologi.

Selain itu, kata dia, memperkenalkan hasil-hasil riset dari civitas akademika dan dunia penelitian yang dapat dijadikan sebagai sumber keunggulan bersaing berbasis inovasi ke dunia bisnis.

“ICITB 2022, mengangkat tema “Digitalpreneurship and Technology for Business Model Innovation”, dengan jumlah paper sebanyak 86 berasal dari Dosen S1 dan Dosen S2, baik dari IIB Darmajaya, Indonesia, dan beberapa negara lainnya,” kata dia.

Prof. Anuar Sanusi juga mengatakan pemakalah dalam ICITB 2022 adalah Mahasiswa S2 yang telah selesai ujian Tesis, tapi belum memiliki publikasi, Mahasiswa S2 yang sedang menyusun Tesis, Mahasiswa S2 yang sedang menyusun proposal Tesis.

“Selain itu, Mahasiswa S1 yang telah ujian Skripsi, dan Mahasiswa Asing baik S1 ataupun S2. Kemudian, ada pula pemakalah yang berasal dari Birokrasi Pemerintahan Daerah, Profesional Perusahaan Swasta dan BUMN, serta pemakalah berbagai universitas dan dari Umum,” bebernya.

Prof. Anuar berharap kegiatan ICITB ini dapat menjadi sarana komunikasi dan diskusi antar civitas academica dan stakeholder terkait dengan pengembangan model strategi inovasi di Era New Normal.

Sementara, dalam sambutannya, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan di Era Revolusi Industri 4.0, pemanfaatan teknologi kian menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Menurut dia, perusahaan besar kini menjadikan teknologi digital untuk menjamin eksistensi bisnisnya. “Bila hanya mengandalkan model bisnis lama maka akan terpuruk. Saat ini, disrupsi digital telah menggerus berbagai sektor, seperti transportasi, ritel, keuangan, logistik dan sektor lainnya. Digitalisasi juga berdampak terhadap pengembangan wirausaha baru,” kata Firmansyah.

Dia juga mengatakan dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pengembangan digitalpreneur. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada tahun 2020, UMKM berkontribusi sebesar 61 persen terhadap PDB dengan kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

UMKM ini diantaranya terdiri dari para pelaku bisnis berbasis digital, yang mengalami peningkatan sejak adanya Pandemi Covid-19 pada awal April 2020. “Kemudian, banyak generasi muda sukses memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melakukan bisnisnya.”

Rektor menuturkan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai salah satu perguruan tinggi menjadi basis aktivitas intelektual, sehingga perlu menjadi penggerak utama dalam pengembangan teknologi, khususnya di Lampung dan Indonesia umumnya.

“IIB Darmajaya yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Lampung memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas penelitian terutama di Era Disrupsi Teknologi 4.0 ini. Semoga, apa yang dihasilkan dari ICITB ini terus dapat dilaksanakan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (RLS/MATA2)

Berita Terkait

Komentar