Seluruh Kader PP Lampung Siap Mendukung dan Menangkan Pasangan RyckoJOS Pada Pilwakot Bandar Lampung 2020

BANDAR LAMPUNG (Matalampung.com) : Seluruh kader Pemuda Pancasila (PP) Lampung diintruksikan wajib memenangkan pasangan Rycko Menoza SZP – Johan Sulaiman pada Pilwakot Bandar Lampung 2020. Hal ini sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno antara pengurus Majelis Pimpinan Wilayah  (MPW) dan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila se kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Kami sepakat untuk mendukung dan memenangkan kader terbaik Rycko Menoza yang berpasangan dengan Johan Sulaiman (Rycko-Jos),” kata Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Lampung, Darwis Agung, di Bandar Lampung, Sabtu (17/10/2020).

Ia menginstruksikan, kepada seluruh kader Pemuda Pancasila Lampung khususnya Kota Bandar Lampung untuk berjuang bersama memenangkan pasangan tersebut menjadi Walikota Bandar Lampung. Selain itu, pengurus dan kader Pemuda Pancasila semua tingkatan dimbau ikut memantau dan mengawal hasil Pilwakot Bandar Lampung.

Puan Darwis biasa disapa menjelaskan, keputusan ini diambil berdasarkan surat intruksi Majelis Pimpinan Nasional No. 0934.A4/MPN-PP/IX/2020 Tanggal 21 September 2020 yang mengimbau kepada kepada MPW, MPC dan jajaran struktur di bawahnya, untuk dlm menentukan calon dengan mengutamakan kader-kader Pemuda Pancasila. Namun, apabila tidak ada kader yang maju, dapat melakukan komunikasi politik untuk menentukan pilihan kepada pasangan calon yang memiliki komitmen jelas dengan ormas Pemuda Pancasila.

“Karena Rycko Menoza adalah salah satu kader terbaik PP Lampung dan maju pada Pilwakot Bandar Lampung, maka semua harus tegak lurus satu komando hingga menghantarkanya menjadi walikota,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya terkait masalah pemilukada gubernur, bupati, walikota, MPN menginstruksikan kepada MPW, MPC di setiap wilayah untuk melakukan rakor dalam rangka menentukan arah dukungan politik dalam pemilukada 2020.

“Rakor ini untuk menentukan pilihan secara musyawarah mufakat, Ormas PP tidak hanya jadi pelengkap pasangan calon, tetapi penentu dan pendukung pasangan calon dengan kontrak politik (pakta integritas) yang jelas,” ujar dia. (RLS/MATA2)

Berita Terkait

Komentar