MATALAMPUNG. COM, Bandar Lampung – Sebanyak 1.111 mahasiswa Universitas Lampung secara resmi diterima oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II tahun 2025.
Penerimaan mahasiswa KKN ini digelar pada Rabu (16/07/2025), di Halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Pelepasan dan Penerimaan Mahasiswa KKN ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, S.P., M.A. Nampak pula hadir Asisten I dan Asisten III, Inspektur Kota, serta kepala perangkat daerah, seperti Kepala Badan Keuangan Daerah (KABRIDA), Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Disdukcapil, dan Kepala Satpol PP.
Hadir mewakili Rektor Unila, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., serta para dekan dan wakil dekan dari berbagai fakultas, Kepala LPPM Unila, dan dosen pembimbing lapangan.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Lampung dalam memilih Kota Bandar Lampung sebagai lokasi pengabdian.
Ia menilai program KKN sebagai bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah yang dapat mendorong perubahan dari tingkat masyarakat paling dasar.
“Mahasiswa hadir membawa semangat, membawa harapan, dan membawa solusi. Ini bukan sekadar pengabdian, ini adalah bagian dari perjalanan kalian sebagai pemimpin masa depan,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.
Wali Kota juga menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya bergantung pada program kerja yang dirancang, tetapi juga pada sikap dan etika mahasiswa selama di lapangan.
Ia mengajak seluruh perangkat pemerintah hingga tingkat kelurahan untuk menyambut mahasiswa dengan tangan terbuka dan memberikan pendampingan yang diperlukan.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen mendukung penuh keberhasilan KKN ini sebagai bagian dari pembangunan kolaboratif yang berbasis masyarakat, berkelanjutan, dan inklusif.
Mahasiswa KKN Unila akan menjalankan lima program utama sesuai rencana pengabdian yang selaras dengan visi pembangunan Wali Kota Bandar Lampung.
Kelima program itu adalah: Pengelolaan Sampah Perkotaan; Mitigasi Bencana dan Ruang Terbuka Hijau; Pengembangan dan Pemberdayaan UMK; Sosialisasi dan Pencegahan Stunting; serta Perlindungan Perempuan dan Anak. (DJ)

